Dalam rangka milad ke 26 STPI Bina Insan Mulia menggelar berbagai event penting untuk civitas akademika maupun masyarakat sekitar. Salah satu event keluarga yang diselenggarakan adalah NGABEKTI, yang memiliki kepanjangan Ngaji dan Berbagi bersama Keluarga STPI. Kegiatan ngaji keluarga STPI sebenarnya telah dilaksanakan secara rutin sejak masa-masa awal perjalanan kampus Guru kreatif ini didirikan, namun kegiatannya masih berjalan sambil lalu di tengah berbagai kegiatan dan tugas pokok lainnya. Barulah setelah didirikannya lembaga Qur’an Learning Centre (QLC) pada 2020 lalu kegiatan ini semakin menemukan formatnya. Pada momentum bulan milad ke 26 ini, QLC bersama Pesantren Mahasiswa Darul Farah STPI membuka lebaran baru kegiatan ngaji keluarga dengan nama NGABEKTI#1.

Menurut Direktur QLC sekaligus koordinator kegiatan NGABEKTI Ibu Hajah Zubaedah Nasuha, kegiatan ini dimaksudkan untuk menjalin silaturrahim keluarga besar STPI sekaligus penguatan ruhiyah dalam melaksanakan tugas selaku insan akademik. Dalam kata sambutannya, Ketua STPI Bapak Setyoadi Purwanto sekaligus pencetus nama Ngabekti menyampaikan makna dan filosofi kata ngabekti. Ngabekti berasal dari bahasa Jawa yang sering dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan serta pemberian pengharagaan terbaik kepada seseorang atau pihak yang disanjung atau dihormati. Ngabekti juga merupakan singkatan istilah Ngaji dan Berbagi bersama Keluarga STPI.

Ada 3 istilah pokok yang tersurat maupun tersirat di dalamnya, yakni; Ngaji, Berbagi, dan Silaturahmi. Ngaji atau ‘aji bisa dimaknai upaya menggali keilmuan sejati, baik ilmu keagamaan yang disampaikan dalam tausiyah para guru atau ustadz yang dihadirkan, maupun ilmu-ilmu praktis lainnya selama ‘obrolan santai’ sambil menunggu dimulainya kajian. Kedua, Berbagi adalah bentuk kerelaan kita untuk memberikan sebagian dari hal-hal yang kita cintai pada orang lain. Kegiatan berbagi bisa ditujukan untuk sesama anggota keluarga dengan maksud menjaga dan mengokohkan kasih-sayang, bisa juga ditujukan untuk pihak-pihak lain yang membutuhkan. Dan ketiga, Silaturrahmi adalah ajang mempererat hubungan keluarga dan persaudaraan yang erat di kalangan civitas akademika. Terbangunnya hubungan kekeluargaan yang semakin baik diharapkan akan berpengaruh dalam meningkatkan kinerja dan hubungan profesional dalam menjalankan tugas masing-masing.

Bertindak sebagai penyampai tausiyah dalam kegiatan Ngabekti #1 ini, Bapak Dr. H. Khamim Zarkasih Putro menyampaikan pesan-pesan serta hikmah Maulid dan implementasinya dalam menata spirit kebangkitan kampus STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta di masa depan. Selaku sekretaris Kopertais III wilayah DIY beliau juga memberikan masukan-masukan dan beberapa informasi penting kepada para dosen dan karyawan.
Kegiatan yang berlangsung Ahad, 16 Oktober 2021 dari jam 9.30 hingga 12.00 tersebut diselenggarakan di rumah Ibu Nia Kurniasari (Sekprodi PIAUD) yang berlokasi di Banguntapan ini berlangsung meriah dan penuh keakraban. Tak kurang 40 dosen, karyawan, alumni, dan mahasiswa berserta keluarga hadir dalam acara tersebut. Rumah asri dengan gaya minimalis-modern dan kreatif itu nampak penuh sesak dengan kehadiran keluarga besar STPI. Sebagai tuan rumah, Ibu Nia Kurniasari menyambut penuh bahagia dengan ucapan selamat datang, sugeng rawuh kepada seluruh keluarga besar STPI yang hadir dalam acara ini. Ia juga meminta maaf sekiranya ada hal-hal yang kurang dalam penyambutan dan penyediaan berbagai hal dalam acara ini. (SP_16102021)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *