Studium Generale atau Kuliah Umum STPI BIM semester genap tahun 2021/2022 dilaksanakan pada hari Selasa, Tanggal 01 Maret 2022 di Aula kampus STPI BIM Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Dosen dan Mahasiswa dan merupakan program yang diselenggarakan oleh wakil ketua I STPI BIM, Dr. Umi Faizah, S.Ag., M.Pd. Tema yang diangkat dalam Studium Generale kali ini yaitu “Guru Hebat, Muridnya Dahsyat: Memahami Perkembangan Anak Generasi Alfa di Era Milenial.

Foto bersama usai acara

Studium Generale diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars STPI,  dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pelantikan SEMA STPI BIM masa bakti 2022/2023 oleh wakil ketua II, Dr. Fuad Arif Noor, S.Ag., M.Pd. Pada acara inti Studium Generale ada penyampaian dari Dr. Umi Faizah, S.Ag., M.Pd. sebagai keynote speaker, beliau memberikan alasan serta kunci-kunci dari tema yang diangkat pada Studium Generale kali ini.

Acara inti pada Studium Generale semester ini dimoderatori oleh Ahmad Safi’i, M.Pd.I., dan Dr. Asmar, S.Psi., M.Si., M.Psi.,Psikolog., sebagai Narasumber. Beliau menjelaskan mengenai bagaimana memahami perkembangan anak generasi alfa di era milenial dengan sangat gamblang. Tema ini juga sebenarnya adalah tema yang diangkat beliau dalam penelitian disertasi untuk gelar Doktor. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan mengenai hasil penelitian yang melaporkan perkembangan anak di era milenial, siapakah geerasi alfa, bagaimana perkembangan generasi alfa, kebutuhan generasi alfa saat ini dan di masa depan, serta perbandingan antar generasi di masa usia dini.

Pembahasan mengenai perkembangan anak generasi alfa di era digital yang diangkat dalam kuliah umum di kampus keguruan dirasa menjadi sesuatu yang sangat tepat. Hal tersebut karena perkembangan anak generasi alfa memang sangat berbeda dengan generas-generasi sebelumnya, dan akan ada perbedaan pula cara mendidiknya. Sebagai seorang calon pendidik atau guru, hal ini tentu harus diketahui sebagai bekal nantinya ketika mendidik anak-anak generasi milenial.

Pada akhir presentasinya, Ibu Asmar memberikan closing statements “di era milenial ini, jika orang tua dan guru tidak mengambil perannya sebagai pendidik, maka teknologi canggih yang berkembang pesat akan mengambil peran tersebut.” Selain itu, beliau juga mengutip pernyataan dari Ibnu Khaldun “Barangsiapa tidak terdidik oleh orangtua-nya, maka akan terdidik oleh zaman, maksudnya barangsiapa tidak memperoleh tata krama yang dibutuhkan sehubungan pergaulan bersama melalui orangtua mereka yang mencakup guru-guru dan para sesepuh, dan tidak mempelajari hal itu dari mereka, maka ia akan mempelajarinya dengan bantuan alam, dari peristiwaperistiwa yang terjadi sepanjang zaman, dan zaman akan mengajarkannya.” (Rofi)

Similar Posts